Prabowo Dorong Penguasaan Teknologi Kloning Sapi demi Swasembada Daging, Ini Strategi Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:49:01 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

JAKARTA — Pemerintah tidak lagi cukup mengandalkan cara konvensional dalam meningkatkan populasi sapi potong. Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia perlu menguasai teknologi dari perusahaan-perusahaan terbaik dunia, termasuk teknologi kloning, untuk memperbanyak ternak dan memenuhi kebutuhan daging dalam negeri.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat membahas strategi upstreaming dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Menurut dia, langkah hilirisasi saja tidak cukup tanpa disertai penguasaan teknologi produksi.

Mengapa Kloning Jadi Opsi?

Indonesia dinilai masih bergantung pada pasokan daging dari luar negeri. Untuk memutus ketergantungan itu, populasi sapi dalam negeri harus ditingkatkan secara drastis dan cepat.

"Saudara-saudara, sebagai contoh untuk meningkatkan hasil daging kita, kita perlu sapi yang banyak. Ya dengan itu kita bisa mendapatkan teknologi kloning. Dengan kloning kita bisa memperbanyak kita punya ternak," kata Prabowo dalam pidatonya.

Teknologi ini dinilai mampu melipatgandakan jumlah ternak unggul dalam waktu yang relatif singkat dibandingkan perkawinan alami atau inseminasi buatan.

Upstreaming: Lebih dari Sekadar Hilirisasi

Wacana kloning sapi ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah di sektor hilir. Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh berhenti pada pengolahan bahan mentah, tetapi juga harus menguasai ilmu pengetahuan di balik proses produksinya.

Dengan menguasai teknologi hulu, nilai tambah yang diperoleh dari sumber daya alam dan pertanian diharapkan bisa dinikmati secara lebih luas oleh rakyat. Pemerintah disebut sedang menjajaki kerja sama dengan sejumlah perusahaan teknologi terbaik dunia untuk mentransfer pengetahuan tersebut ke dalam negeri.

Belum ada rincian lebih lanjut mengenai lembaga atau kementerian yang akan ditugaskan merealisasikan program kloning ini. Namun, sinyal politik dari pidato kenegaraan tersebut menjadi dasar bagi kementerian teknis untuk mulai menyusun kajian dan peta jalan penerapannya.

Tags

Terkini