Tommy Marques: Permata Baru La Masia Suksesor Dro di Barcelona

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:32:47 WIB
Tommy Marques: Permata Baru La Masia Suksesor Dro di Barcelona

JAKARTA - Barcelona kembali membuktikan bahwa rahim akademi mereka, La Masia, tidak pernah berhenti melahirkan talenta kelas dunia. Di tengah tantangan besar untuk mencari pengganti sepadan bagi Dro yang memutuskan hengkang ke Paris Saint-Germain, manajemen Blaugrana tampaknya tidak perlu mencari jauh ke bursa transfer luar negeri. Nama Tommy Marques muncul sebagai jawaban atas teka-teki lini tengah klub asal Catalunya tersebut. Gelandang muda berusia 19 tahun ini kini diproyeksikan menjadi pilar masa depan yang akan menjaga stabilitas permainan tim asuhan Hansi Flick.

Kemunculan Marques bukan sekadar pelengkap skuat, melainkan sebuah pernyataan bahwa regenerasi di Camp Nou tetap berjalan di jalur yang benar. Dengan kematangan bermain yang melampaui usianya, Marques kini memikul ekspektasi besar publik Catalan untuk meneruskan tonggak estafet lini tengah yang selama ini dikenal sebagai jantung dari gaya permainan khas Barcelona.

Debut Manis di La Liga dan Kepercayaan Hansi Flick

Tommy Marques baru-baru ini semakin menunjukkan sinyal kuat untuk menjadi suksesor Dro setelah penampilan impresifnya dalam debut bersama tim utama Blaugrana. Momen bersejarah tersebut terjadi saat Marques, yang baru berusia 19 tahun, melakoni debut resminya di ajang La Liga pada 7 Februari 2026. Dalam laga tersebut, Barcelona berhasil mengamankan kemenangan meyakinkan 3-0 saat menjamu Mallorca.

Kepercayaan besar yang diberikan Hansi Flick terlihat ketika ia memasukkan Marques menggantikan Fermín López pada menit ke-84. Kehadirannya di lapangan melengkapi lini tengah yang sepenuhnya diisi pemain jebolan akademi bersama Marc Casadó dan Marc Bernal. Debut ini menjadi bukti nyata kepercayaan pelatih Hansi Flick terhadap talenta muda homegrown dan keseriusannya dalam mengintegrasikan lulusan La Masia ke dalam skema tim utama.

Keserbagunaan Taktis di Mata Hansi Flick

Pelatih Hansi Flick secara terbuka memuji potensi besar yang dimiliki Tommy Marques. Flick melihat Marques sebagai pemain yang memiliki keserbagunaan taktis dan kemampuan teknis yang mumpuni, menjadikannya kandidat ideal untuk menggantikan peran Dro. Bagi Flick, kecerdasan Marques dalam membaca permainan adalah aset yang sangat langka bagi pemain seusianya.

“Tommy (Marques) memiliki potensi besar, dan itu terlihat dalam sesi latihan. Saya sangat senang dengan debutnya bersama Barca,” ujar Flick, dilansir dari Tribuna.com. Flick bahkan menekankan keunikan sang pemain dengan menyebutnya sebagai pemain yang berbeda. Pujian ini bukan tanpa alasan, mengingat Marques memiliki ketenangan luar biasa saat menguasai bola di bawah tekanan.

Fleksibilitas menjadi senjata utama Marques. Flick menyoroti bagaimana sang gelandang bisa mengisi berbagai posisi dengan sama baiknya. “Dia bisa bermain di banyak posisi. Dia top, selalu menjaga kepalanya tegak. Dia membuat pemain lain menjadi lebih baik,” jelas Flick. “Dia berusia 19 tahun. Dia bisa bermain sebagai ‘6’ (gelandang bertahan), tetapi juga sebagai ‘8’ (gelandang tengah) atau ’10’ (gelandang serang). Dia punya banyak pilihan dan mengubah segalanya dengan posisinya. Sangat fantastis bahwa dia tahu cara bermain di berbagai posisi.”

Perjalanan Panjang Meniti Karier di La Masia

Keberhasilan Tommy Marques menembus tim utama Barcelona tidaklah instan. Ia adalah produk nyata dari ketekunan dan proses panjang di jenjang pembinaan usia muda. Bergabung dengan klub sejak usia U10 pada tahun 2015, Marques telah meniti karier di berbagai jenjang akademi selama lebih dari satu dekade. Perjalanannya mencakup masa-masa peminjaman yang krusial, seperti saat ia dipinjamkan ke CF Damm pada awal musim 2023/24 untuk mendapatkan menit bermain kompetitif.

Setelah kembali dari masa pinjaman, Marques memperkuat tim U19B dan terus menunjukkan grafik performa yang menanjak. Puncaknya, ia berhasil meraih treble gelar bersama tim junior, memenangkan Liga, Copa del Rey, dan UEFA Youth League. Keberhasilan fantastis ini membawanya menandatangani perpanjangan kontrak dan promosi ke tim Barça Atlètic sebelum akhirnya dipanggil oleh Hansi Flick ke skuad utama.

Kekuatan Fisik dan Organisasi Permainan

Pada usia 19 tahun, Marques telah menunjukkan kematangan dalam bermain yang jarang dimiliki gelandang muda lainnya. Ia digambarkan sebagai gelandang bertahan dengan penilaian yang baik dalam mengorganisasi permainan dan menjaga keseimbangan tim. Tidak hanya piawai dalam mendistribusikan bola, Marques juga dibekali dengan atribut fisik yang sangat mumpuni untuk standar sepak bola modern yang menuntut intensitas tinggi.

Kekuatan fisiknya memungkinkannya memenangkan duel udara dan satu lawan satu di area vital lapangan tengah. Kemampuannya ini sangat dihargai oleh departemen olahraga klub, tidak hanya untuk potensi saat ini tetapi juga untuk masa depan proyek jangka panjang Barcelona. Di bawah asuhan Flick yang menyukai transisi cepat dan permainan menekan, kemampuan Marques untuk memenangkan bola dan segera mengorganisasi serangan menjadi faktor pembeda yang krusial.

Masa Depan Cerah Lini Tengah Blaugrana

Dengan munculnya Tommy Marques, kekhawatiran publik Barcelona akan kekosongan yang ditinggalkan Dro perlahan mulai terkikis. Marques bukan hanya suksesor dalam hal posisi, tetapi juga simbol keberlanjutan tradisi La Masia yang menjadi identitas klub. Perpaduan antara kecerdasan taktis, kemampuan teknis, dan kekuatan fisik menjadikannya salah satu gelandang paling menjanjikan di Eropa saat ini.

Ke depannya, tantangan bagi Marques adalah menjaga konsistensi di tengah tekanan tinggi mengenakan seragam kebesaran Barcelona. Namun, dengan dukungan penuh dari Hansi Flick dan lingkungan akademi yang telah membentuknya selama sebelas tahun terakhir, Tommy Marques tampak sangat siap untuk menjadi jenderal lapangan tengah baru yang akan membawa Barcelona meraih kejayaan di musim-musim mendatang.

Terkini